Suatu hari, ibu Ana, seorang guru sekolah minggu memberikan tugas kpd murid2nya utk dceritakan minggu dpan pd pertemuan berikutnya. Pertanyaanya sederhana, mereka dsuruh menggambarkan dgn kata2, sprti apakah ALLAH itu.
Dgn gaduh, mereka menjawab, "wah itu susah Buuuu!"
Tetapi si guru berkata, "bayangkan saja ALLAH itu sprti papa kmu, gampangkan, dsertai alasan yah..''
Minggu berikutnya, ibu guru menagih PR dari setiap muridnya. Dgn wajah berseri2, para anak2 yg lucu dan polos itu sudah siap dgn jwaban masing2.
"ALLAH BAPA itu sprti dokter, karena Dia sanggup menyembuhkan sakit penyakit seberat apapun!" kata James yg papanya adlh seorang dokter.
"ALLAH BAPA itu sprti hakim, soalnya Dia itu adil dlm memutuskan sgala perkara d bumi ini!" jawab Timmy yg papanya seorang hakim, dgn bangga.
"kalau menurut aku, ALLAH BAPA itu seperti arsitek, Dia bangun rumah yg terindah buat kita d surga!" ujar Roy yg papanya arsitek beken.
"ah, kalau menurut aku, ALLAH BAPA itu Raja d atas sgala Raja!" sahut Rini.
"tapi kalau aku bilang, ALLAH itu kaya banget, apa aja yg kita minta pasti Dia punya!" gitu kata Samuel yg anak seorang konglomerat.
Dgn senyum2 kecil ibu Ana merasa puas dgn jawaban anak2 yg memang msh lugu itu. Tapi wktu ibu Ana melihat Kristin, dia terdiam dan heran.
"Kristin kenapa kamu belum menjawab?" tanya ibu Ana.
"ehm... menurut saya... ALLAH BAPA itu sprti seorang pemulung ulung," kata Kristin yg memang ayahnya cuma seorang pemulung sampah, dgn suara yg sangat pelan, ibu Ana sangat kaget mendengarnya. anak2 lainpun mulai protes stelah mendengar jawaban Kristin yg diulang 2 x, karena hampir gak kedengaran.
Dgn gaduh, mereka menjawab, "wah itu susah Buuuu!"
Tetapi si guru berkata, "bayangkan saja ALLAH itu sprti papa kmu, gampangkan, dsertai alasan yah..''
Minggu berikutnya, ibu guru menagih PR dari setiap muridnya. Dgn wajah berseri2, para anak2 yg lucu dan polos itu sudah siap dgn jwaban masing2.
"ALLAH BAPA itu sprti dokter, karena Dia sanggup menyembuhkan sakit penyakit seberat apapun!" kata James yg papanya adlh seorang dokter.
"ALLAH BAPA itu sprti hakim, soalnya Dia itu adil dlm memutuskan sgala perkara d bumi ini!" jawab Timmy yg papanya seorang hakim, dgn bangga.
"kalau menurut aku, ALLAH BAPA itu seperti arsitek, Dia bangun rumah yg terindah buat kita d surga!" ujar Roy yg papanya arsitek beken.
"ah, kalau menurut aku, ALLAH BAPA itu Raja d atas sgala Raja!" sahut Rini.
"tapi kalau aku bilang, ALLAH itu kaya banget, apa aja yg kita minta pasti Dia punya!" gitu kata Samuel yg anak seorang konglomerat.
Dgn senyum2 kecil ibu Ana merasa puas dgn jawaban anak2 yg memang msh lugu itu. Tapi wktu ibu Ana melihat Kristin, dia terdiam dan heran.
"Kristin kenapa kamu belum menjawab?" tanya ibu Ana.
"ehm... menurut saya... ALLAH BAPA itu sprti seorang pemulung ulung," kata Kristin yg memang ayahnya cuma seorang pemulung sampah, dgn suara yg sangat pelan, ibu Ana sangat kaget mendengarnya. anak2 lainpun mulai protes stelah mendengar jawaban Kristin yg diulang 2 x, karena hampir gak kedengaran.
Tapi dgn lembut ibu Ana menanyakan alasan Kristin menyamakan ALLAH BAPA dgn seorang PEMULUNG ULUNG.
Dgn mengangkat wajahnya pelan2, Kristin menjawab,
"karena Dia memungut sampah yg tak berguna sprti Kristin dan menjadikan Kristin manusia baru, Dia menjadikan Kristin anakNya.."
No comments:
Post a Comment